Kamis, 25 November 2010

Pembesaran Penis Dalam Tinjauan Medis

Dibawah ini adalah beberapa hal yang perlu anda tahu dan pahami, sebelum terjebak Kampanye beragam iklan di media massa menyangkut keinginan untuk memperbesar penis.

1. Memiliki penis besar mungkin menjadi keberuntungan. Sebaliknya, memperbesar penis jelas sebuah kebodohan. Sebab penis besar tidak berhubungan langsung dengan tingkat kepuasan seksual pasangan.

2. Kenyataan jika sebagian pria ingin memperbesar ukuran penis memang ada, tetapi Anda jangan terjebak didalamnya. Bagaimana pun tingkat kepuasan pasangan lebih banyak ditentukan oleh seberapa pintarnya Anda memaksimalkan foreplay melalui sentuhan dan ciuman.

3. Meski belum ada survey resmi tentang ukuran penis, ukuran penis dinilai tidak signifikan dengan kepuasan pasangan maupun bisa tidaknya pasangan mendapatkan keturunan.

4. Secara medis, sejauh ini belum ada obat atau teknik yang teruji secara ilmiah dan aman untuk memperbesar penis. Di dunia kedokteran memang dikenal pengobatan secara suntik intrakavermosa (langsung ke dalam pembuluh darah penis). Pengobatan ini memang benar secara ilmiah dengan menggunakan bahan tertentu. Namun, pasti bukan untuk menambah ukuran penis.

5. Perempuan aau pasangan Anda ternyata lebih menginginkan kejujuran, kesetiaan, kedekatan, dukungan, pengertian dan cinta.

6. Sebaiknya kenali pasangan Anda lebih dekat dan komunikasikan hal apa saja yang membuatnya terpuaskan dalam kehidupan seksual. Jangan pernah ragu untuk meningkatkan kesaadaran dan pengetahuan tentang kesehatan. Tujuannya, agar Anda tidak termasuk mereka yang termakan kampanye iklan maupun teknik memperbesar penis, sekaligus menjamin Anda terhindar dari korban suntik penis berikutnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.