Tampilkan postingan dengan label tips rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips rumah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Januari 2012

Tips: Karakteristik Rumah Sehat

Ingin tahu beberapa karakteristik rumah sehat? Membangun sebuah rumah idealnya tidak hanya bertumpu pada keindahan gaya arsitektur sebuah bangunan, namun yang paling penting untuk diperhatikan justru adalah soal kriteria kesehatan sebuah bangunan rumah. 

Rumah sehat meskipun sederhana jauh lebih baik ketimbang rumah mewah yang ternyata tidak memenuhi karakteristik rumah sehat. Apa itu rumah sehat? Rumah sehat adalah rumah yang memenuhi kriteria dan syarat-syarat utama yang mendukung kesehatan rumah dan para penghuninya. Rumah sehat akan menjadikan para penghuninya sehat pula, sehingga istilah rumahku surgaku akan lahir dan rumah pun akan menjadi sebuah hunian yang selalu dicari oleh orang. Sepulang dari bepergian, orang akan sangat mengharapkan sebuah rumah menjadi perhentian melepas lelah.

Ada beberapa syarat dan karakteristik rumah sehat. Bagi Anda yang baru ingin mendirikan sebuah bangunan rumah, sangat penting untuk memperhatikan dan memenuhi hal tersebut, sementara bagi Anda yang sudah mempunyai rumah namun belum sesuai dengan syarat rumah sehat, maka cobalah untuk berusaha memenuhi karakteristik rumah sehat. Untuk lebih jelasnya berikut ini beberapa hal terkait dengan karakteristik rumah sehat:

1. Memiliki sirkulasi udara yang baik
Karakteristik rumah sehat yang pertama dalah soal sirkulasi udara. Sebuah rumah yang sehat adalah rumah yang terkena udara luar dengan baik, maka dari itu sangat penting kedudukan sebuah jendela di sebuah ruangan rumah. Keberadaan jendela bukan hanya untuk memberi kesan estetik pada bangunan rumah, namun fungsi utama yang lebih penting adalah soal sirkulasi udara. Pada beberapa rumah tertentu, ada kebiasaan yang sering dilakukan oleh pemiliknya yakni jarang membuka jendela dengan alasan takut ada debu masuk dan sebagainya. Prinsip ini salah, karena jika udara sehat tidak masuk, maka dampak kesehatan yang lebih parah bisa ditimbulkan dari sekedar debu yang mengotori ruangan. Ruangan tanpa udara luar akan terasa pengap dan tidak nyaman. 

2. Memiliki sistem sanitasi yang baik
Karakteristik rumah sehat selanjutnya adalah soal sistem sanitasi atau pembuangan. Rumah yang sehat adalah rumah yang memiliki sistem sanitasi dan terjaga kebersihannya. Pada beberapa bangunan rumah yang berada di pinggiran sebuah sungai biasanya memanfaatkan sistem sanitasi pada sungai bersangkutan, ini tentu saja akan sangat berpengaruh bagi kesehatan orang-orang yang berada di sekitar kawasan sungai.

 3. Memiliki sistem pencahayaan ruangan yang baik
Sistem pencahayaan ruangan pada karakteristik rumah sehat kali ini tidak ada hubungannya dengan lampu atau nyala listrik. Dalam hal ini yang dimaksud adalah pencahayaan dari luar berupa cahaya matahari. Rumah yang sehat adalah rumah yang memiliki sistem pencahayaan yang baik, dengan kata lain ada celah atau pun ruang tembus cahaya yang akan membawa cahaya masuk ke dalam ruangan rumah. Makhluk hidup membutuhkan cahaya matahari, demikian pula dengan manusia yang menempati sebuah rumah

 4. Penghijauan rumah
Karakteristik rumah sehat selanjutnya adalah dengan menciptakan suasana hijau pada rumah. Pada beberapa bangunan rumah di kota-kota besar, tak ada lagi ruang untuk menjadikan suasana rumah kita hijau dengan tanaman. Tanaman hijau sangat berperan untuk menjaga kesehatan orang-orang di sekitarnya. Gas oksigen yang dihasilkan tanaman hijau sangat dibutuhkan oleh manusia, di samping itu tanaman hijau juga akan menyerap berbagai gas berbahaya seperti karbon dioksida yang menjadi salah satu pollutan di udara. Tanami lah rumah Anda dengan aneka tanaman hijau, sebagai salah satu karakteristik rumah sehat. [imagebali.com]

Kamis, 05 Januari 2012

Tips: Mengendalikan Rayap dan Semut

Rayap, bentuknya seperti semut, tapi kamu semua lebih mengenalnya sebagai serangga yang merugikan, “memakan” kayu. Rak buku, pintu, meja, semua bisa dimakan nya. Kadang dari luar nampak “aman-aman” saja, namun jika kamu tekan, biasanya langsung “runtuh” alias keropos. Mahluk apa gerangan yang membuat semua hal ini bisa terjadi ? Kamu mungkin pernah mendengar namanya, namun belum pernah melihatnya langsung.


Serangga Rayap ini sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, dikenal juga dengan nama semut putih, beberapa daerah memiliki nama khusus, seperti Ranggas (Jawa tengah/timur), Anai-Anai (Sumatera), Sumpiyuh, Rinyuh (Jawa Barat). Dalam bahasa Inggris Rayap disebut juga Termites, atau White ants (semut putih)

Rayap termasuk kelompok serangga sosial, seperti juga halnya semut dan lebah. Hal yang menarik, rayap tidak bisa hidup sendiri, rayap selalu hidup berkelompok karena dengan cara itulah rayap memperoleh “kebutuhannya” untuk bisa terus hidup. Mereka membangun “rumahnya” hingga ke tempat dia mencari makan berupa “lorong-lorong” panjang dan sempit. Di beberapa daerah rayap membangun rumahnya sedemikian tingginya, uniknya rumah mewah mereka itu di bangun oleh rayap yang ternyata buta lho.

Rayap dan semut adalah satu “keluarga” yaitu Ordo Hymenoptera, namun salah satu perbedaannya adalah Rayap membutuhkan makanan kayu (selulosa) sementara semut memakan semua jenis makanan, dari serat sampai gula. Hal ini lah yang menyebabkan Rayap dianggap hama, karena memakan semua jenis kayu, bahkan rumah dan perabotan kamu yang terbuat dari kayu.

Walaupun semua jenis rayap makan kayu, tapi “cara makan” mereka berbeda-beda, ada yang makan dan sekaligus hidup bersarang di dalam kayu, ada yang membuat rumahnya di tanah, ada yang hanya memakan kayu yang hidup (pohon), ada yang hidupnya membutuhkan banyak air, ada juga yang hidup secara “kering”, dan banyak macam lainnya.

Atas dasar inilah tidak semua Rayap adalah hama bagi manusia. Di Indonesia terdapat lebih dari 200 species, dan “hanya” 20 species yang merupakan hama pemakan kayu dan juga tumbuhan kayu. Walaupun begitu perilaku mereka cukup membuat repot kita.

Beberapa cara untuk dapat “mengendalikan” serangan “tentara rayap” adalah :
  • Singkirkan sisa-sisa tumpukan kayu yang tidak terpakai, pohon-pohon mati, akar, disekitar rumah, karena itu adalah tempat yang cocok buat rayap bersarang.
  • Jika kamu membuat rumah dari kayu, sebisa mungkin hindari kontak langung atara bagian kayu dengan tanah (walaupun rayap tetap bisa membuat “lorong” menuju makanannya, tapi setidaknya kamu akan tau darimana rayap itu datang).
  • Pergunakan kayu yang “anti rayap” seperti jati, atau kayu yang terlah “dilapisi” bahan anti rayap
  • Membangun pondasi yang “kebal” serangan rayap, dengan mencampurnya dengan bahan-bahan anti rayap (banyak dijual di toko bangunan)
  • Menghubungi jasa penanggulangan rayap, yang memiliki banyak metode pengendalian hama rayap ini.
Bagaimanapun sebenarnya rayap adalah salah satu mahluk yang membantu proses siklus alami. Tidak seperti halnya mahluk hidup lain (termasuk manusia), rayap memiliki kemampuan “mencerna” selulosa. Namun karena manusia juga membutuhkan kayu sebagai salah satu penyokong kehidupannya, maka yang terjadi adalah rayap dan manusia saling “berebut”.

Sumber: http://b0cah.org

Rabu, 04 Januari 2012

Tips: Rumah Aman dan Nyaman di Musim Penghujan


Apa saja, sih, kiat agar rumah tetap aman dan nyaman di musim penghujan?

Menurut Ir. Edi Permana dari PT Arkorior, Jakarta, mempersiapkan rumah menghadapi musim hujan sudah harus dimulai sejak membentuk konsep rumah. Berikut saran Edi untuk bagian atap rumah.

1. Ibarat pepatah sedia payung sebelum hujan, persiapkan atap alias “payung” rumah kita sebelum musim hujan tiba. Sering-seringlah menengok ke atas atap, apakah ada genteng yang sudah perlu diganti atau merosot.

2. Untuk atap dari beton, asbes, atau sirap, cermati kemungkinan adanya retak rambut. Jika ada, beri kawat kasa dan waterproof. Utuk retak besar, harus dibobok dan diplester kembali.

3. Idealnya, pemeriksaan dilakukan minimal 2 - 3 bulan sekali. Sebab, retak rambut amat kecil dan tidak langsung menimbulkan kebocoran. Baru setelah3-4 kali hujan besar, atap bocor dan air yang merembes bisa membuat atap lapuk.

4. Daerah kerpusan (bubungan) atap juga butuh perhatian ekstra lantaran plester semen pada bagian tersebut kerap bocor. Prinsipnya, semakin dini diperbaiki, semakin murah biayanya. Plafon yang dibiarkan lembab gara-gara rembesan air, lama-lama bisa ambruk. Risikonya, biaya perbaikan lebih mahal.

5. Sedapat mungkin gunakan alumunium foil (1- 2 mili) sebagai pelapis antara plafon dan genteng. Selain mengurangi penyerapan panas, juga untuk menghindari tampias. Misalnya, jika ada ketidaksempurnaan dalam pemasangan genteng, alumunium berfungsi sebagai tameng bagi atap sehingga air akan turun ke plank dan tak masuk ke dalam rumah.”

6. Cermati segi elevasi (sudut kemiringan) materi genteng guna membentuk ketahanan terhadap hujan. Misalnya, genteng keramik membutuhkan elevasi lebih dari 30 derajat, sedangkan asbes butuh lebih dari 15 derajat. Jika tak diindahkan, air hujan tetap bisa masuk lewat genteng. mengatasinya, gunakan overstek (lidah atap) sepanjang 1,2 meter untuk melindungi lantai teras dan dinding dari tampias hujan angin.

7. Khusus untuk atap asbes, pemasangan baut atau paku pada asbes harus diperhatikan. Asbes tidak bisa direkatkan dengan paku biasa, karena jika dipalu mudah pecah. Asbes harus dibor dulu, dipasang paku yang dilapisi karet, lalu dipelingkut di area pakunya.

8. Untuk daerah tropis, materi yang paling pas adalah genteng keramik yang lebih liat menghadapi perubahan cuaca dan suhu.

Sumber : Tabloid Nova

Tips: Menyiasati Keterbatasan Ruang Tamu

Ruang tamu merupakan penentu dan kesan pertama dari penilaian rumah secara keseluruhan. Jika ruang tamunya tidak terlihat rapi, maka penilaian orang akan langsung menganggap si penghuni rumah pun berkarakter seperti itu. Bagi Anda yang kebetulan tidak memiliki ruang tamu yang cukup luas, tak perlu berkecil hati. Untuk meraih ruang tamu yang nyaman, memang tak hanya membutuhkan kejelian, tapi juga siasat dan kecerdasan.


Furniture yang ramping
Hal pertama yang perlu dilakukan, adalah menentukan jenis furniture dan aksesoris yang akan digunakan. Cobalah pilih sofa, meja dan kursi yang berukuran sedang dengan disain yang tidak rumit (sederhana). Furniture yang simetris dan tak banyak ornamen, akan mengurangi kesan berlebihan. Bila perlu, carilah jenis furniture yang ramping dan mungil. Bisa juga menggunakan dua buah sofa dengan meja kaca trasparan, atau kursi-kursi kayu rotan yang berdesain ramping.

Komposisi warna yang sepadan
Kombinasikan cat dinding ruang tamu dengan aksesoris pendukung yang ada diruangan tersebut. Cari warna yang senada dengan jenis furniture. Memadupadankan komposisi ruangan, adalah salah satu cara untuk menambah suasana lebih indah. Perpaduan warna dan bahan material yang digunakan, kadang menambah ruang tamu terasa lebih hidup. Melalui keseragaman warna, diharapkan ruangan yang relatif sempit menjadi terkesan lega.

Lakukan permainan warna
Kesan lega juga bisa disiasati dengan melakukan permainan warna-warna lembut, seperti putih, krem, kuning gading, kuning lime dan turquoise. Warna-warna ini umumnya mudah dikombinasikan dengan berbagai jenis furniture. Agar dapat memberikan sentuhan visual yang lebih dinamis dan menarik, Anda bisa menambahkan warna-warna terang, seperti merah atau hijau lime.

Gunakan aksesoris kecil
Selain itu, aturlah aksesoris di ruang tamu yang tidak menghalangi lalu lintas dan aman bagi anak-anak. Jangan letakkan rak atau lemari-lemari besar dalam ruang tamu sempit Anda. Cukup gunakan aksesoris-aksesoris kecil yang sesuai dengan warna ruangan, bila ingin membuat ruang tamu mini menjadi lebih cantik.

Rabu, 02 November 2011

Inspirasi Warna Ruangan

Tema warna ruang tidak hanya dibangun oleh warna dinding. Warna isi ruang pun ikut berperan dan bisa dijadikan tema warna ruang. Anda boleh lega, karena ada banyak cara untuk mendapatkan inpirasi paduan warna. Tak perlu susah-susah belajar teori juga. Inspirasi-inspirasi ini bisa didapat dari sekeliling kita, kok.
Karpet
Kalau bingung mau memilih warna apa untuk dekorasi ruangan, coba lihat karpet yang Anda tempatkan di ruangan tersebut. Kalau kebetulan karpet Anda bermotif, perhatikan warna apa saja yang ada di sana. Kemudian pecah warna-warna tersebut dan aplikasikan di ruangan. Pilih warna dominan, untuk warna dinding. Sedangkan warna-warna lainnya bisa diaplikasikan untuk furnitur atau aksesori yang akan ditempatkan di ruangan tersebut.
Lukisan
Punya lukisan di ruangan? Kebetulan sekali. Lukisan juga bisa jadi sumber inspirasi padu padan warna. Sama seperti pada karpet. Pecahlah warna-warna yang ada pada lukisan, kemudian aplikasikan di seluruh ruangan. Mulai dari dinding, furnitur, hingga pernak-pernik terkecil sekalipun.
Warna Favorit
Cara ini bisa dibilang yang paling gampang. Supaya tampilannya tidak monoton dengan satu warna saja, seimbangkan dengan warna-warna netral, putih, krem, atau beige, misalnya. Punya lebih dari satu warna favorit? Boleh juga, tuh, dipadukan. Tapi perhatikan komposisinya, ya. Tetap pilih satu warna dominan, warna-warna lain bisa digunakan sebagai aksen, atau “penghidup” ruangan saja.
Pilih Tema Dekorasi
Pasti tidak sedikit dari Anda yang menyukai suasana pantai. Nah, suasana ini bisa jadi pilihan tema untuk warna ruangan. Coba bayangkan, warna apa saja yang ada di pantai? Misalnya warna cokelat pasir pantai (sand), biru laut, biru langit, awan putih, hijau daun kelapa, dan sebagainya. Terjemahkan warna-warna tadi, lalu aplikasikan di ruangan favorit.
Tidak hanya untuk pantai. Anda bisa menentukan tema dari mana saja. Dari taman rumah pun bisa, dengan “memindahkan” warna-warna bunga ke dalam ruangan. Atau bisa juga mendatangkan inspirasi dari tempat-tempat yang membangkitkan kenangan bahagia Anda dan keluarga.
Furnitur yang Jadi Focal Point
Di setiap ruangan pasti ada furnitur yang jadi focal point. Dari furnitur ini bisa timbul inspirasi juga. Misalnya, yang jadi focal point di ruang keluarga adalah sofa bermotif bunga. Caranya sama seperti pada karpet dan lukisan. Ambil warna-warna yang ada pada sofa untuk diaplikasikan pada ruangan.
Paduan Warna Klasik
Ada paduan warna yang dari dulu sampai sekarang masih banyak dipakai? Paduan warna itu sudah seperti pasangan tak terpisahkan. Hitam dan putih, biru dan kuning, hijau dan biru, merah dan cokelat, dan sebagainya. Dengan paduan warna ini, tidak ada yang namanya salah memadukan.
Supaya tidak membosankan karena warnanya itu-itu saja, boleh juga menggunakan warna lain sebagai aksen. Pilih warna yang sama sekali berbeda dari paduan warna yang dipilih, biar ada kesan shocking. Kesan demikian bisa membuat ruangan lebih segar dan hidup.

Sumber:
cruzindoartwork.wordpress.com

Senin, 17 Oktober 2011

75 trik rahasia merancang rumah tinggal sendiri | By. Anna hape


annahape.com. Panduan praktis mendesain rumah. Berbagai tip model desain rumah minimalis modern, etnik, atau tropis , dimanfaatkan sebagai sumber inspirasi. Sedikit saja pembaca blog ini adalah klien kami. Pasalnya, menggunakan jasa studio arsitek, mungkin di luar pertimbangan banyak anggota masyarakat. Saya maklumi adanya. Karenanya, trik desain kali ini saya sharekan untuk Anda yang akan mendesain rumah sendiri.
Buahnya adalah sejumput doa Anda.. Misalnya terungkap dari email  mas Iwan, seorang pembaca. Saya terima kemarin (30/01/10). Ia dengan tulus minta izin mengkoleksi artikel annahape.com Begini bunyi emailnya.
Kutipannya, “…Terus terang saja saya dalam waktu dekat ini akan membuat rumah di sekitar lokasi dimana saya tinggal yaitu di kawasan candi Borobudur, tentunya dengan dana tidak terlalu banyak. Saya juga bingung desainya akan seperti apa, dan biayanya berapa. Nah,untuk itu, setelah saya banyak membaca artikel yang mbak anna muat, dan barangkali bisa mengobati kebingungan saya selama ini, mohon kiranya saya atas nama pribadi minta ijin untuk mengcopy artikel-artikel yang saya butuhkan. Besar harapan saya, mbak Anna mengijinkan saya untuk mencopy artikel tersebut. Sekian permohonan ijin saya mbak. Saya ucapkan banyak terimakasih, Mudah-mudahan Tuhan selalu meridloi kita semua, dan sukses selalu untuk Mbak Anna…”
Menulis trik desain, adalah bagian dari niat berbagi kami. Memberi insipirasi Anda? Syukurlah! Seperti yang ditulis Dian Hatianindri, salah satu fans Rumah Annahape. Tulisnya: “Senangnya bs bergabung, baru 1 jam pertama aja udah banyak dapat inspirasi.Terus berkarya mba’ Anna”(31/01/10). Sekali lagi, syukurlah!
Nah, untuk Anda di berbagai pelosok Tanah Air, dan sedang mencoba mendesain rumah sendiri, semoga tip kali ini dapat membantu.Tip  ini bicara tentang tiga prinsip dasar dari sekian banyak prinsip dalam desain arsitektur: garis, tekstur dan pencahayaan.
Prinsip pertama: adalah garis. Ada dua bentuk garis yaitu vertikal dan horisontal. Secara Ekstrim, desain rumah dapat menggunakan salah satu sebagai corak dasar desain rumah. Artinya, ada bangunan dengan corak horisontal yang kuat. Ada juga bangunan dengan corak vertikal yang kuat. Perhatikan 2 contoh gambar berikut.
Rumah dengan corak horisontal memberi kesan lembut, bersih dan menciptakan atmosfir yang tenang. Sementara rumah dengan garis vertikal menimbulkan kesan solid dan formal.
Selain vertikal dan horisontal, tentu ada jenis garis yang lain seperti miring, atau lengkungan. Tetapi intinya, Anda harus dapat membuat salah satu garis sebagai tema rumah secara  konsisten berirama dan harmonis. Memadukan garis vertikal dan horisontal untuk Anda yang awam arsitektur akan sangat beresiko. Karena itu saran saya, sebaiknya Anda memilih dominasi vertikal atau horisontal pada rumah Anda sendiri.
Contoh di bawah ini adalah eksperimen desain Annahape Studio dengan corak vertikal pada rumah tropis etnik. Rumah-rumah etnik yang biasanya didominasi garis horisontal, pada desain ini diubah menjadi vertikal. Kesan yang ingin ditimbulkan adalah gagah namun tetap kalem.
Prinsip kedua adalah tekstur. Tekstur dapat bersifat fisik. Yaitu tekstur material bangunan yang dipakai. Seperti kasar, halus, bergelombang dan sebagainya. Tetapi tekstur dapat juga bersifat visual. Yaitu kesan yang didapat dari pengulangan bentuk-bentuk garis dan warna. Yang terutama perlu diperhatikan dalam mendesain rumah adalah tekstur visual. Penataan batu alam,batu bata, atau almunium yang harmonis akan membuat rumah Anda berkarakter. Pada contoh dibawah ini saya menunjukkan tekstur visual yang diperoleh dari scondary skin yang terbuat dari almunium (Lihat Tip 62 tentang secondary skin). Tekstur fisik almunium yang halus menimbulkan tekstur visual yang berbeda karena desain komposisi. Bila almunium itu difinishing dalam gradasi warna, efek visualnya pasti akan lebih kuat.
Pada gambar-gambar sebelumnya apakah Anda dapat melihat tekstur visual baik pada rumah vertikal maupun horisontal?
Prinsip ketiga adalah pemanfaatan cahaya matahari sebagai ornamen rumah. Prinsip dasar dari desain rumah yang baik adalah, sinar matahari dapat masuk kesemua ruang di dalam rumah. Lebih lanjut, sinar matahari dapat menjadi sumber desain rumah yang baik. Pada contoh berikut saya memperlihatkan bagaimana, sinar matahari dapat menciptakan ornamen arsitektur  yang eksotik. Untuk mengurangi tajamnya sinar matahari, Anda dapat memanfaatkan filter kaca atau polikarbonat.
All, masih ada prinsip-prinsip praktis dalam desain rumah. Sementara, cobalah menerapkan ke-3 prinsip itu dalah rumah yang sedang Anda desain.Terimakasih untuk Mas Iwan, mbak Dian, dan semua pembaca lainnya, yang ungkapan tulusnya menambah semangat kami.
Salam
bannerblogger_61-11.jpg
Annahape, Mendesain dengan hati
Hubungi Annahape Studio untuk layanan profesional
Insiprasi tulisan dan sumber dua foto dari: BuildYourOwnHouse

Rabu, 06 Juli 2011

Monokromatik, Sensasi Warna di Kamar Anak Remaja



Anak yang tengah beranjak remaja kadangkala menginginkan kamarnya terasa berbeda tanpa harus dipenuhi gambar-gambar kartun atau sesuatu yang lucu. Demi membuatnya nyaman dan merasakan perbedaan, cobalah bermain warna di kamar anak dengan paduan warna monokromatik.

" Monokromatik merupakan paduan warna dengan warna turunannya. Warna turunan itu adalah warna yang lebih muda (dengan penambahan putih) atau warna yang lebih tua (dengan penambahan hitam) "

Untuk mengetahui turunan warna, Anda dapat mencari tahu dengan bantuan roda warna. Ini akan memudahkan Anda mengetahui padu padan pemilihan warna.

Monokromatik sendiri biasanya dipakai bagi yang belum berani memadukan beragam warna. Sebagai contoh, lihat pemakaian warna monokromatik pada kamar di apartemen contoh 1 Park, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ini. Kamar anak remaja ini memakai warna primer biru.

Warna biru menggambarkan ketenangan, kedamaian, dan kenyamanan. Namun, jika pemakaian terlalu banyak akan menimbulkan kesan emosional dan egosentris.

Tetapi, meski didominasi warna biru, kamar ini tidak membosankan karena paduan warna monokromatiknya diatur menarik. Untuk kamar "biru" ini, warna monokromatik biru dan turunannya terlihat pada dinding kamar yang dibagi dua, seperempat bagian menggunakan warna biru tua dan tiga perempatnya menggunakan warna biru langit.

Pada bagian belakang lemari pakaian yang dilengkapi lemari gantung, rak, dan kotak-kotak kecil, ditempatkan lampu berwarna biru yang memberi kesan tenang dan elegan. Beruntungnya, tempat tidur di kamar ini multifungsi, karena selain untuk tidur juga bisa digunakan sebagai tempat duduk dan santai.

Bantal-bantal kursi bernuansa biru dan putih di kamar ini bisa dikesampingkan bila anak hendak tidur. Melihat kamar ini, rasanya begitu menenangkan setelah ditunjang tata lampu yang dibuat tidak terlalu terang pada langit-langitnya.



Sumber : properti | Kompas.com

Kamis, 10 Februari 2011

Sofa Kulit dan Perawatannya


Sofa yang nyaman dapat menjadi salah satu barang favorit di rumah. Anda dapat melepaskan lelah dan bermalas-malasan di tempat itu. Salah satu bahan yang digunakan dalam membungkus sofa adalah kulit. Ternyata, kulit yang digunakan sebagai pembungkus sofa ada beberapa jenis. Artikel berikut berisi informasi tentang jenis kulit yang umum digunakan. Anda juga akan mendapat informasi tentang bagaimana membedakan kulit asli atau imitasi dan bagaimana cara merawat sofa kulit Anda agar tidak cepat rusak.


Jenis Kulit Sofa
Jenis kulit yang umum digunakan adalah sebagai berikut
- Berbulu
Kulit bagian paling luar dan adanya bulu menjadi ciri khas dari jenis kulit ini.
- Licin
Kulit terasa licin dan merupakan jenis yang paling banyak digunakan dalam pembuatan sofa.
- Suede
Menyerupai handuk, merupakan lapisan kulit yang kedua sampai kelima.
- Nubuk
Seperti beludru. Membutuhkan proses yang rumit dan lama. Karena harganya yang mahal, jenis kulit  ini jarang digunakan untuk melapisi sofa.

Perbedaan Antara Kulit Asli dengan Kulit Imitasi
Bila Anda berniat untuk mengganti pelapis sofa, maka agar Anda tidak tertipu apakah kulit sofa yang dipilih adalah kulit asli atau hanya imitasi, berikut perbedaan yang bisa Anda teliti:
Karena kulit asli merupakan satu kesatuan, maka bagian depan dan belakang dari kulit sama. Sedangkan kulit imitasi biasanya pada bagian tengah ditambah spons tipis kemudian bagian belakang diberi lapisan, maka bagian depan dan belakang tidak sama.
Teliti lapisan kulit. Bila ternyata ada 3 lapisan, berarti kulit tersebut imitasi. Karena seperti yang telah disebutkan di point 1, kulit imitasi ada lapisan tambahan.
Raba kulit yang digunakan, apabila terasa lengket berarti kulit tersebut imitasi.
Bila kulit imitasi akan ada bau vinil.
Coba tarik kulit tersebut. Bila saat ditarik atas-bawah kerenggangannya sama dengan saat ditarik kiri-kanan, berarti kulit imitasi. Hal ini disebabkan karena kulit asli berasal dari kulit binatang, maka kerenggangan kiri-kanan lebih besar daripada atas-bawah.
Kulit asli sulit terbakar, tetapi kulit imitasi bila dibakar akan mengerut.

Perawatan Sofa
Seperti perabot lain yang membutuhkan perawatan, maka untuk sofa Anda dapat melakukan perawatan dengan melakukan hal-hal berikut:
  • Setiap 1 minggu sekali, bersihkan sofa dengan kain kering.
  • Jangan letakkan sofa di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung (Sinar matahari dapat membuat kulit sofa menjadi kering dan retak-retak).
  • Oleskan pelembap kulit pada sofa Anda. Pelembab ini dapat dibeli di pasaran.
  • Segera lap sofa dengan kain lap atau spons bila terkena tumpahan air.

Minggu, 06 Februari 2011

Dinding Rooster Berlubang Pengganti Pagar



Teknik pemasangnya hanya ditumpuk. Semen sebagai perekat. Besi pelat menjadi penguat antar-rooster. Lubang-lubang yang tersorot matahari memberikan efek bayangan indah.


Dulu rooster menjadi unsur penting dalam rumah tinggal yang mangadopsi konsep bangunan tropis. Ia berperan sebagai lubang angin yang dapat diterobos udara, juga cahaya matahari. Oleh sebab itu, rooster umum dipakai pada bagian atas jendela, pintu, bahkan dinding atap rumah. Ruang berudara panas pun jadi adem.
Sekarang peran rooster semakin berkembang. Jejaring beton cetak ini dapat menjadi dinding berlubang-lubang pengganti pagar. Letaknya lazim berada di ujung batas lahan rumah. Karena berlubang, ketika sinar matahari menyorotinya, akan tercipta efek bayangan yang indah.
Aplikasi rooster yang indah itu ada di depan dinding rumah Bambang Adi Prasetyo, di Bintaro, Tangerang. Ukuran dinding depan 6,5m dan lebar 1,5m, sedangkan dinding samping 2,2m, bersebelahan dengan pintu samping menuju ruang servis.
Rooster ukuran 20cmx20cm dengan tebal 10cm ini memiliki berat 4,5kg. Meski cukup berat, ia dapat dipasang menumpuk secara berselang seling. Perekat antar-rooster hanya menggunakan semen biasa.
Konstruksinya tanpa menggunakan tiang atau balok pe-ngaku. Ia hanya bertumpu pada sloof yang mengikat fondasi di dalam tanah. Sloof-lah yang bertanggung jawab untuk menerima dan menyalurkan beban rooster ke fondasi.
"Rooster hanya sebagai material pengisi dinding yang tidak menerima beban berat. Maka itu, konstruksinya tak perlu rumit. Selain perekat semen, penguatnya cukup tambahkan pelat besi," kata tim arsitek sub studio yang merancang dinding rooster itu.
Pelat besi disekrup pada bagian atas rooster. Tebal pelat 4mm dan lebar 3cm. Fungsi pelat membuat rooster bertambah kaku. Jika terdorong angin atau tersenggol badan orang, dinding rooster ini tak akan ambruk.

Kamis, 16 Desember 2010

Tips Hemat listrik

Menghemat tagihan listrik berarti menggunakan peralatan listrik seperlunya dan mematikannya saat tidak diperlukan. Untuk bisa memiliki kebiasaan ini memang harus terus menerus dilakukan. Mulai sekarang cobalah untuk membiasakan diri melakukan hal-hal di bawah ini untuk menghemat tagihan listrik Anda:


 Biasakan mematikan lampu saat tidak digunakan. Matikan juga lampu di ruang kosong. Untuk lampu di luar rumah, anda bisa memanfaatkan sensor cahaya yang bisa menghidupkan dan mematikan lampu dengan mendeteksi sinar matahari.
Saat siang hari, lebih baik gunakan cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah. Tak perlu menyalakan lampu. Bukalah gorden Anda agar cahaya matahari bisa masuk.
Matikan televisi bisa tidak ditonton dan cabut stekernya. televisi dan seluruh peralatan listrik yang masih dalam mode standby akan terus menerus menggunakan listrik.
Gunakan stop kontak yang bersaklar untuk adaptor laptop atau charger HP Anda. Jika sedang tidak digunakan, cukup matikan saklarnya untuk menghentikan aliran listrik. Hal ini berguna bagi Anda yang malas mencabut kabel adaptor atau charger saat selesai dipakai.
Bersihkan bola lampu Anda secara teratur. Bola lampu yang kotor seringkali membuat cahayanya menjadi redup. Daripada menggantinya dengan bola lampu dengan watt yang lebih besar, coba sesekali bersihkan. Bola lampu itu akan kembali bersinar secara maksimal.
Warnai rumah dengan warna terang juga akan membantu Anda menghemat pemakaian lampu. Mewarnai rumah dengan warna gelap seperti abu-abu tua, atau biru tua hanya akan memberi kesan kelam di rumah, sehingga Anda selalu merasa perlu menyalakan lampu
Maksimalkan pekerjaan rumah tangga yang menggunakan listrik (misalnya menyetrika dan mencuci dengan mesin cuci) pada siang hari karena di malam hari tarif listrik lebih mahal.
Sumber: tipsrumah.com

Rabu, 15 Desember 2010

Memilih Warna Cat Untuk Rumah Anda

Home FacadePada saat anda menatap sebuah rumah, hal pertama yang menarik perhatian anda adalah warna (color scheme) rumah tersebut, baru kemudian desain arsitektur bangunannya. Sebagai salah satu komponen utama dari sebuah rumah, warna juga membawa pengaruh baik buruknya kualitas rumah,  desain rumah dan tampak bangunan yang menarik, dan karakter ruang yang berpengaruh terhadap kejiwaan penghuni rumah.

Penelitian membuktikan bahwa pemilihan warna rumah yang tepat mampu memberikan beberapa efek yang baik bagi penghuninya, menstimulasi, menenangkan, menenteramkan, menjernihkan, menyembuhkan kesehatan fisik dan kesehatan mental penghuni. Dengan pemilihan warna yang tepat, maka rumah dan juga ruangan-ruangan yang ada didalamnya dapat di setting untuk menjadi tempat dengan aneka macam fungsi.

Psikologis warna

Konon katanya, warna merupakan pelabuhan aman dan murah bagi tambatan kesehatan jiwa kita. Melalui eksplorasi warna, penghuni rumah dapat menciptakan karakter ruang yang tenang, tenteram, cerah, stimulasi penyembuhan, dan spiritual. Kini teknik terapi kesehatan dengan warna (color therapy) telah berkembang luas, mulai dari rumah sakit dan klinik kesehatan, yang sudah tidak didominasi warna putih lagi, hingga ke dalam ruang-ruang kamar pribadi.

Warna yang tepat dapat menciptakan suasana yang menenangkan, menstimulasi, menyejukkan atau memberi inspirasi bagi seluruh anggota keluarga. Dengan warna, penghuni rumah dapat membangun rumah sebagai tempat melarikan diri, mengungsi, atau sekadar menyendiri bermeditasi di tengah hiruk pikuk kehidupan kota metropolitan.

Modern Box Home Design

Kepekaan intuisi dalam memadukan keselarasan warna mulai dari pagar, genteng atap, tampak luar bangunan, dinding ruang dalam, pintu, jendela, plafon, perabotan (meja, kursi, lemari, dipan, sampai vas bunga atau ornamen patung), dan jenis tanaman (bunga, daun, dan buah) akan menyatukan atmosfer rumah secara keseluruhan. Perpaduan warna senada pada seluruh bagian dan isi rumah akan menghasilkan keharmonisan, baik untuk peningkatan kualitas kesehatan rumah maupun penghuninya.

Pemilihan warna harus disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi masing-masing ruang. Warna dingin gradasi hijau dan biru menciptakan efek menenangkan pada ruang kerja, ruang membaca, atau kamar tidur, sesuai untuk penghuni aktif yang perlu “didinginkan”. Warna cerah gradasi kuning, oranye, dan merah menstimulasi beraktivitas dinamis pada ruang keluarga, ruang bermain, ruang tamu, dapur, teras, dan carport, sesuai untuk penghuni pasif yang perlu “dirangsang”. Warna ungu yang bersifat menenangkan dapat menstimulasi penyembuhan emosional penghuni rumah, yang bisa digunakan pada ruang keluarga.

Warna-warna bumi (earth tones) seperti hijau daun, coklat tanah, merah bata, abu-abu pasir atau batu, ternyata kini lebih banyak diminati untuk menciptakan suasana yang mendekati alam. Pemilihan gradasi warna coklat tanah pada ruang tamu dan ruang keluarga, dengan warna gelap untuk lantai (simbol tanah/bumi), warna sedang pada dinding dan perabotan kursi, meja, dan lemari (simbol pepohonan, bukit, pegunungan), serta warna terang plafon (simbol langit) merupakan upaya menghadirkan dunia luar ke dalam rumah. Suasana alam yang tenang dan nyaman tersebut mampu menghilangkan stres.

Living Room Color Scheme

Warna juga mampu menciptakan ruang yang sarat makna spiritual. Kekuatan unsur warna putih sebagai simbol kesucian dan kebeningan jiwa jika dipadukan dengan hijau dapat meningkatkan terapi penyembuhan spiritual. Gradasi biru sebagai simbol air (sumber kehidupan) juga dapat memberikan efek suasana tenang. Warna-warna tersebut biasa digunakan ruang bermeditasi diri, mulai dari ruang shalat, kamar tidur, hingga kamar mandi pribadi.

Tip mewarnai rumah

Spesifikasi fungsi ruang mensyaratkan pemilihan warna yang selaras dengan jenis kegiatan utama dan pemakai ruang tersebut. Pemilihan warna berkisar pada warna primer merah, kuning, dan biru, warna sekunder oranye, hijau, dan ungu, serta warna tersier yang merupakan percampuran warna-warna primer dan sekunder.

Pilihlah warna dengan tepat. Perpaduan warna-warni yang sesuai kepribadian penghuni mampu meningkatkan energi, kenyamanan dan kualitas kesehatan mental dan fisik penghuni. Bagi warga metropolitan yang setiap hari terjebak kemacetan dan tekanan pekerjaan, kehadiran warna begitu dibutuhkan untuk menghilangkan stres, depresi, frustrasi dan ketegangan di rumah.

Sebelum menentukan warna pilihan, pertimbangkanlah dahulu siapa yang akan menggunakan ruang tersebut, berapa usia rata-rata pengguna, dan bagaimana karakter umum masing- masing anggota keluarga. Sebagai contoh, kamar tidur utama orangtua, ruang kerja atau ruang tamu dapat memilih warna lembut dan dingin, sedangkan kamar tidur anak-anak, ruang bermain dan belajar, memanfaatkan warna terang yang cerah ceria. Untuk ruang keluarga, ruang makan, dan dapur merupakan perpaduan warna lembut dan hangat atau dapat pula memakai warna-warna bumi yang lebih netral.

Clean Interior

Efek sumber cahaya alami maupun buatan terhadap tampilan warna perlu dipertimbangkan. Sinar matahari (warna-warni) atau sinar lampu (putih/kuning) terhadap warna akan menghasilkan efek warna yang berbeda-beda, pada pagi, siang, sore atau malam hari. Warna yang dipilih pun akan mempengaruhi kesan besar kecil ruang dan tampak bangunan. Warna gelap akan membuat ruang terasa terbatas cenderung menyempit. Sebaliknya warna terang memberi kesan lebih luas.

Tren warna bumi mulai banyak digunakan pada tampak bangunan rumah. Penonjolan kusen jendela dan pintu, serta atap carport kayu warna coklat di antara bidang coklat krem muda dipadu kekokohan kolom beton dan tembok pagar masif abu-abu, membuat rumah minimalis tampak harmonis dan kokoh. Sementara itu ada pula yang memakai perpaduan warna hijau lumut dan abu-abu membuat rumah tampak dingin dan teduh. Taman depan tampak mengimbangi unsur alami terhadap struktur bangunan rumah.

Aksen warna biasa digunakan sebagai titik fokus pandangan dalam suatu ruang. Warna yang dipilih merupakan warna kontras dari warna dominan di dalam ruangan tersebut. Jika sebuah ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan didominasi warna cerah merah marun, kuning gading atau oranye, maka aksen dapat memakai warna dingin hijau atau biru, begitu pula sebaliknya.

Warna oranye pada lantai, dinding dan perabotan, berpadu putih pada plafon, kusen pintu dan jendela, akan menghadirkan suasana senja (sunset) yang penuh kedamaian dan kesunyian yang memberikan efek menenangkan pada ruang keluarga atau kamar mandi.

Modern Bedroom for Kids

Warna gradasi hijau sering digunakan untuk memperkuat kesan segar dan alami dalam rumah, terutama pada ruang tamu, ruang makan atau teras belakang. Hal ini dapat diperkuat dengan penataan taman depan dan atau taman belakang dengan aneka tanaman bunga berwarna senada, serta peletakkan pot-pot tanaman yang tersebar sejak teras depan hingga ke pojok ruang servis.

Pemakaian warna merah, oranye, dan coklat pada ruang tamu, ruang kerja atau ruang keluarga, dapat menciptakan kesan romantis, eksotik, dan misterius yang memancing imajinatif siapa saja yang memasuki ruang tersebut. Pajangan bingkai foto keluarga atau momen istimewa lainnya, lukisan, dan tanda penghargaan pada dinding ruang tersebut akan mempertegas warna-warni kenangan perjalanan hidup penghuni rumah.

Perpaduan warna ceria merah, oranye, dan kuning, serta diselingi putih akan menghangatkan ruang dapur bersih (pantry) yang menyatu dengan ruang makan dan “mengundang” penghuni datang menyantap makanan bersama keluarga.

Jangan lupa hati-hati memilih cat yang tersedia di pasaran. Pilihlah cat dengan merek dagang jelas, berkualitas bagus, tidak mengandung bahan beracun (tertulis : free toxic, no added mercury) dan memiliki pilihan warna asli yang cukup banyak (bukan oplosan).

Bagi pengikut feng shui yang fanatik, pemakaian warna dalam mendekorasi rumah mensyaratkan batasan yang cukup ketat. Bagi yang moderat, mewarnai rumah merupakan wahana eksplorasi karakter kepribadian diri dan Anda pun bebas mengekspresikan gairah hidup sehat yang lebih baik dalam rumah. Selamat berkreasi.

sumber :
Architectaria - Arsitek dan Perencana

Sabtu, 11 Desember 2010

Enam Tips Mendekorasi Ruangan Dengan Mudah


Dalam mendekorasi ruangan, sebenarnya ada banyak hal yang harus diperhatikan untuk menghasilkan ruangan dan desain yang maksimal. Anda tentu ingin konsep, ide, dan bayangan rumah impian anda menjadi kenyataan. Dekorasi interior rumah sesuai dengan gaya dan selera, aksesoris dan furnitur yang sesuai dengan keinginan anda sampai suasana nyaman yang membuat anda ingin selalu di rumah.


Idealnya pekerjaan mendekorasi ruangan sebaiknya diserahkan dan ditangani oleh orang yang memang ahli dan professional dibidangnya, desainer interior. Tetapi menggunakan jasa desainer interior tentu membutuhkan biaya ekstra, dan tidak semua orang mampu menyisihkan anggaran untuk menyewa desainer interior professional. Buat anda yang bosan dengan tampilan ruangan dan ingin merubahnya, berikut beberapa tips yang akan membantu anda mendekorasi ruangan.

1. Pasang aksesoris dengan jumlah ganjil. 
Hal ini berdampak kepada keseimbangan. Aksesoris dengan jumlah ganjil akan lebih baik dan enak dilihat dibanding dengan jumlah genap.

2. Sesuaikan dekorasi dengan gaya hidup anda. 
Bila anda sering pindah, pilihlah furnitur yang netral, karena dekorasi yang netral cocok dengan dekorasi apapun. Jika anda memiliki anak atau binatang peliharaan, pilih karpet yang mudah dibersihkan dan warna yang dapat mengkamuflasekan kotoran.

3. Manfaatkan cat untuk meminimalkan kekurangan dan menonjolkan kelebihan ruangan. Sebagai contoh: warna cerah untuk membuat ruangan terlihat besar. Warna gelap untuk membuat ruangan terasa nyaman (cozy).

4. Letakkan gambar/lukisan setinggi mata anda memandang. 
Dengan menggantung selevel mata, lukisan/gambar akan lebih dinikmati. Hal ini juga akan membuat lukisan lebih serasi dengan sofa atau kursi.

5. Gunakan wallpaper dan sesuaikan dengan rumah anda. 
Gunakan wallpaper dengan tekstur cerah dan gambar berukuran kecil untuk ruangan yang lebih kecil. Sebaliknya gunakan wallpaper dengan gambar yang besar dan latar belakang gelap untuk ruangan yang besar.

6. Kumpulkan foto-foto ruangan yang anda suka. Seringkali kita sulit untuk mendefinisikan dan mewujudkan ruangan yang kita suka dalam kata-kata. Lihat dari foto untuk menentukan kesamaan/kemiripan. Apakah itu warna yang sama, bentuk yang sama, kesamaan jenis furnitue, dll. Saat anda dapat menentukan satu persatu, anda akan lebih mudah mendeskripsikan dan menyimpulkan gaya/style apa yg tepat dengan anda.

Dengan mengikuti beberapa tips diatas, maka anda dapat mendekorasi sendiri interior ruangan dirumahanda. Selamat Mendekorasi..

Sumber:
Architectaria - Arsitek dan Perencana